Kuliner Bekasi

IMAGEKue Rangi
Bahasa kerennye , bentuknya kaye kue pancong tapi pake toping gule Jawe kentel. Rasanye jangan ditanye, manteb bet. Apalagi makannye sore-sore pake...
IMAGESayur Gabus Pucung
Ngomong Gabus Pucung, yang teringat adalah Bekasi, Tambun, Muara Gembong, dlsb. Jadi tidak heran, kalau orang luar bekasi dateng ke Bekasi khusus...
loading...

Secara administratif, Kecamatan Tambun Utara yang memiliki luas 2.935,81 Ha terbagi menjadi 8 desa, yang terdiri dari:
1. Karangsatria, 2. Satriajaya, 3. Jalenjaya, 4. Satriamekar, 5. Sriamur, 6. Srimukti, 7. Srijaya, 8. Srimahi
Ditinjau dari topografinya,

Kecamatan Tambun Utara termasuk dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 19 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pemanfaatan ruang pada tahun 2006, sebanyak 89% luas wilayah Kecamatan Tambun Utara, yaitu 3.227,03 Ha, merupakan kawasan permukiman perkotaan. Banyaknya permukiman yang ada merupakan perpanjangan dari permukiman di daerah Tambun Selatan. Penggunaan lahan lainnya, seperti hutan lindung dan pertanian lahan basah sangat minim, masing-masing hanya 3% dan 8% dari luas wilayah Tambun Utara.

Berdasarkan data tahun 2008, Kecamatan Tambun Utara dengan pusat kecamatan di Sriamur memiliki 115.608 jiwa penduduk, dengan penduduk laki-laki (58.567 jiwa) lebih banyak daripada perempuan (57.041 jiwa). Persebaran penduduk di Kecamatan Tambun Utara tidak merata, penduduk terkonsentrasi pada wilayah permukiman yang tumbuh berkembang di pusat-pusat kegiatan ekonomi yang dekat dengan Kota Bekasi. Hal tersebut ditunjukkan oleh kepadatan penduduk pada Desa Karangsatria yang berkepadatan penduduk 124 jiwa/Ha, dimana daerah tersebut memiliki sumber penghasilan utama dari sektor jasa dan berbatasan langsung.

Kecamatan Tambun Utara memiliki 79 industri kecil yang tersebar pada sebagian besar desa, Desa Satriamekar dan Srijaya tidak memiliki industri kecil/kerajinan rumah tangga. Bentuk industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang cukup berkembang di Kecamatan Tambun Utara adalah kerajinan dari kayu seperti pembuatan perabotan rumah tangga (lemari, kursi, meja, dan sebagainya), kerajinan dari logam, anyaman, industri makanan, dan lainnya. Ditinjau dari angka sementara PDRB Kecamatan Tambun Utara tahun 2007 yaitu sebesar Rp 399.800.410.000,00, maka sektor perdagangan, hotel, dan restoran memegang peranan penting dengan menyumbang 42% bagi PDRB, sedangkan sektor industri pengolaha hanya memberi kontribusi sebesar 29%. Laju pertumbuhan PDRB dari sektor industri mengalami penurunan dari tahun ke tahun, yaitu dari 6,75% pada tahun 2005 hingga mencapai 5,48% pada tahun 2007. Sektor lainnya, seperti pertanian, jasa, bagunan/konstruksi, dan lainnya memberikan kontribusi yang kecil, kurang dari 10%.

Sebagian besar kebutuhan tenaga listrik bagi rumah tangga di Kecamatan Tambun Utara disuplai oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang sudah menjangkau hampir seluruh rumah tangga. Pada tahun 2008, jumlah pelanggan listrik mencapai 31.314 pelanggan yang didominasi oleh pelanggan rumah tangga di Desa Karangsatria. Dalam hal penyediaan air bersih, hanya sebagian kecil rumah tangga, yaitu sebanyak 1430 pelanggan, yang sudah dapat disuplai oleh PDAM, sedangkan penduduk cenderung lebih memilih memanfaatkan sumur atau air tanah di lingkungan mereka.

Dari sisi sarana telekomunikasi, sampai dengan tahun 2008 hanya 3.518 pelanggan di 6 desa yang terlayani oleh PT. TELKOM. Telepon kabel belum dapat menjangkan Desa Srimukti dan Srimahi. Berkembangnya sarana dan prasarana telekomunikasi di Kecamatan Tambun Utara juga ditunjukkan dengan adanya penempatan 25 BTS yang tersebar pada seluruh desa, dengan konsentrasi pada Desa Sriamur dan Karangsatria yang memiliki pelanggan terbanyak dan merupakan pusat kegiatan ekonomi. Sedangkan, penggunaan jaringan internet masih sangat terbatas di daerah-daerah yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, seperti sentra-sentra bisnis.

Pada umumnya, ketersediaan prasarana jalan sudah cukup baik, terutama dalam menghubungkan pusat-pusat kegiatan. Berdasarkan permukaan jalan pada 2008, maka dari panjang jalan 45,1 km, terdapat jalan berbutir sepanjang 19,08 km, jalan perkerasan aspal 5,40 km, dan jalan perkerasan beton sepanjang 20,62 km. Sedangkan, ditinjau dari sarana angkutannya mayoritas daerah di Kecamatan Tambun Utara dapat dijangkau dengan angkutan umum dan ojeg motor. Kondisi lalu lintas di Kecamatan Tambun Utara relatif ramai dengan tingkat huniannya yang tinggi, terutama pada Desa Karangsatria yang merupakan perbatasan dengan Kota Bekasi.

Sumber : http://phki.pl.itb.ac.id/sip/index.php?option=com_content&view=article&id=58:kecamatan-tambun-utara&catid=52:profil-kecamatan&Itemid=74

IMAGE10 Tips Hilangkan Insomnia
Apa  yang Anda lakukan saat Anda susah untuk memejamkan mata? Mengidap Insomnia memang menyiksa. Terlebih bagi Anda yang memiliki banyak kegiatan di...
IMAGEJiwa Sehat
Di bawah ini ada 6 tips untuk mencapai Jiwa yang Sehat, dengan membaca 6 tahapan di bawah ini, maka Anda sudah pada jalur menuju Jiwa yang Sehat Kita...
IMAGEProses Persalinan
Ramuan Tradisonal Kuno baik digunakan apabila kandungan telah memasuki 8 1/2 bulan. Ramuan ini bermanfaat untuk memperlancar proses persalinan atau...
IMAGEAir Susu Ibu
Bagi Ibu-ibu karir, Air Susu Ibu memang tidak praktis, tetapi sekarang ini sudah ada beberapa instansi yang memberi aturan bagi Ibu-ibu yang sedang...
IMAGECara Murah Menyembuhkan Prostat
Radang Prostat terjadi akibat perubahan hormonal dihidrotestosterm dalam jaringan kelenjar prostat yang meningkat pada usia 40 tahun ke atas....
IMAGEObat alami untuk penyakit Hernia
Bahan :1. Telur ayam kampung 1 butir2. Madu asli 3 sendok makan3. Minyak samin 3 sendok makan.